Tak Kenal Maka Ta'aruf

[Khusus Untuk Akhwat] Apa Saja Yang Perlu Ditanyakan Seorang Akhwat kepada Ihkwan Ketika Ta’aruf

Tak Kenal maka Ta’aruflah kamu. Lalu hal pada saja yang perlu ditanyakan seorang wanita kepada laki-laki dalam proses Ta’aruf. Hal ini bermanfaat bukan saja untuk seorang yang akan menikah, akan tetapi bagi yang sudah menikah untuk menyegarkan kembali komitmen yang pernah disampaikan dahulu.

Tak Kenal maka Ta'aruflah Kamu

Apa Arti Ta’aruf
Ta’aruf dapat diartikan sebagai mengenal atau mengetahui tentang diri dan pribadi dari seseorang. Proses ta’aruf umumnya dijalani oleh dua orang Insan (Laki-laki dan Wanita) yang serius untuk menjalani Jenjang Hidup berumah Tangga.
Hal Perlu ditanyakan Akhwat Ketika Ta’aruf

Ketika proses Ta’aruf, maka wajar jika seorang akhwat (wanita) bertanya kepada calon pasangan hidup yang kelak akan menjadi Imam dalam berumah-tangga dengan dirinya. Inilah beberapa pertanyaan umum yang dapat diajukan akhwat kepada Ikhwan untuk menggali lebih dalam komitmen dalam berumah tangga :

1. Apa sajakah yang telah kamu kenali mengenai diri saya?
2. Mengapa Dirimu merasa tertarik / berkenan untuk berta’aruf dengan saya, apa yang mendasarinya?
3. Dalam keseharian kamu, siapakah orang yang paling kamu ta’ati nasihatnya?, Apakah nasihatnya juga akan memberikan arah rumah tangga kita dimasa datang?
4. “Maaf” bagaimana pandangan kamu mengenai Poligami?
5. Dalam pandangan kamu, apa peran istri dalam berumah-tangga? Lalu apa saja yang kamu harapkan dari seorang Istri
6. Nanti, siapakah yang akan mengerjakan Urusan rumah tangga sehari-hari seperti memasak, mencuci dan mengerjakan Pekerjaan Rumah apakah (Pembantu, Istri atau dikerjakan bersama)
7. Bagaimana padanganmu mengenai Istri yang bekerja? Apakah Diperbolehkan? Jika diperbolehkan apa saja Syarat dalam bekerja?
8. Bagaimana dirimu mengatur keuangan Rumah tangga, berapa persen yang kamu gunakan untuk keperluan rumah tangga dan menabung.
9. Yang paling anda Prioritaskan dalam kebutuhan rumah tangga apa saja (Makanan, Pakaian, Pendidikan Anak, Tempat Tinggal, atau Lainnya?)
10. Dimana kita akan tinggal setelah menikah?
11. Dimasa sekarang ini bagaimana menurut mu cara mendidik anak yang tepat dan terbaik?
12. Bila suatu hari saya tidak patuh kepada perintah anda, apa yang anda lakukan?
13. Pada saat marah, apa yang biasa dirimu lakukan?.Jika sedang marah kepada anak / saya, apakah yang anda lakukan
14. Kebalikan pertanyaan saya, bila saya sedang memarahi anda, apa yang anda lakukan kepada saya?
15. Bagaimana anda membatasi pergaulan saya kepada teman-teman saya sebelum saya mengenal anda?

Surat Al Hujuraat ayat 13, arti ayatnya ” Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. “

Dengan beberapa pertanyaan yang saya berikan diatas paling tidak dapat membuka wawasan dan pemahaman mengenai calon pasangan kita. Semoga Share Kebaikan Ini bermanfaat dan dapat dibagikan kepada teman-teman lainnya.

Filosofi Bambu – Share Kebaikan

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *